ANALISA KEEKONOMIAN DALAM PERANCANGAN SUBMERSIBLE RIG DI LAUT SERAM FIELD
DOI:
https://doi.org/10.53026/prosidingsntem.v5i1.638Keywords:
Biaya, Submersible rig, KeekonomianAbstract
Keekonomian adalah suatu kondisi atau ukuran yang menunjukkan tingkat efisiensi dan kelayakan suatu kegiatan jika dilihat dari segi biaya dan manfaat. Dalam konteks migas, keekonomian adalah ukuran kelayakan finansial suatu kegiatan eksplorasi, eksploitasi, maupun operasi produksi minyak dan gas dengan membandingkan biaya yang dikeluarkan terhadap pendapatan yang diperoleh dari hasil produksi. Keekonomian migas menilai apakah suatu sumur, lapangan, atau proyek pengembangan dapat memberikan keuntungan yang sepadan dengan investasi dan biaya operasional yang dibutuhkan. Konsep ini mencakup analisis biaya investasi awal, biaya operasi, perawatan, serta harga jual minyak dan gas di pasar, kemudian dibandingkan dengan volume produksi yang dihasilkan. Dalam merancang rig submersible, keekonomian adalah kajian mengenai sejauh mana desain dan spesifikasi rig tersebut mampu memberikan hasil yang optimal dengan biaya investasi serta operasional yang efisien. Keekonomian di sini tidak hanya menilai murah atau mahalnya biaya pembuatan rig, tetapi juga mempertimbangkan keseimbangan antara biaya konstruksi, mobilisasi, perawatan, konsumsi energi, serta umur pakai rig terhadap manfaat yang dihasilkan dalam kegiatan pengeboran. Dengan kata lain, keekonomian dalam merancang submersible rig berfokus pada bagaimana rancangan rig dapat memenuhi kebutuhan teknis pengeboran dengan tetap menjaga efisiensi biaya, sehingga proyek pengeboran dapat dijalankan secara layak dan memberikan keuntungan finansial yang maksimal bagi perusahaan
References
Economides, M. J., Watters, L. T., & Dunn-Norman, S. “Petroleum Well Construction”. John Wiley & Sons. 1998.
Grace, R. D. “Modern Drilling Technology”. Gulf Professional Publishing. 2017.
Kementerian ESDM Republik Indonesia. “Laporan Statistik Energi Indonesia”. Jakarta: Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. 2022.
Lake, L. W. “Petroleum Engineering Handbook (2nd ed.)”. Society of Petroleum Engineers (SPE). 2017.
Adlan, Q., Kesumajana, A.H.P., dan Syaripudin, E.A. (2016b): Impacts of fold- thrust belt forming on hydrocarbon occurrence in Seram Trough: Outer Banda Arc foreland system, Proceedings Indonesian Petroleum Association, 40th Annual Convention and Exhibition, Jakarta. 2016.
Adlan, R., Susilo, A., Wahyudiono, J., Salimudin, B., Gibran, A.K., dan Wiratmoko, E.S. “Petroleum system potential of Lofin and Banggoi area, Seram Island”, Proceedings Indonesian Petroleum Association, 42nd Annual Convention and Exhibition, Jakarta.2018.
Wahyudiono, J., Susilo, A., Adian, R., Salimudin, B., Gibran, A.K., dan Wiratmoko, E.S. “Integrated field mapping, organic geochemistry, and subsurface geological interpretation of Kanikeh Formation as potential source rock in Seram Island”, Proceedings Indonesian Petroleum Association, 42nd Annual Convention and Exhibition, Jakarta. 2018.
Liu, X., Shi, Z., & Fan, S. “Natural parameter method accurately calculates well bore trajectory”. Oil & Gas Journal. 1997.
Hasan, Khalid Hazem & Hussien, Hassan A. H. Abdul. “Optimization of Drilling Parameters with Aid of Real Time Data for Buzargan Oil Field”. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 579(1), 012003. 2019.
Al Kindi, M., Al-Lawati, M., & Al-Azri, N. “Estimating Drilling Cost and Duration Using Copulas Dependencies Models”. The Journal of Engineering Research [TJER], 14(1), 1-9. 2017.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

