ANALISA PENGUJIAN CORE FLOODING TEST MENGGUNAKAN INJEKSI SURFAKTAN DAN POLIMER
DOI:
https://doi.org/10.53026/prosidingsntem.v5i1.616Keywords:
Core flooding, Surfaktan–polimer, Recovery factorAbstract
Menurunnya produksi minyak pada reservoir setelah tahap primary dan secondary recovery, sehingga diperlukan metode Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk meningkatkan perolehan minyak yang tertinggal di dalam pori batuan. Salah satu metode yang potensial adalah injeksi kombinasi surfaktan–polimer (SP) yang berfungsi menurunkan tegangan antarmuka (interfacial tension) dan meningkatkan viskositas fluida pendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh injeksi kombinasi surfaktan–polimer (SP) terhadap peningkatan recovery factor minyak melalui pengujian core flooding di laboratorium. Pengujian ini dilakukan untuk menilai efektivitas metode Enhanced Oil Recovery (EOR) dalam meningkatkan perolehan minyak pada batuan Berea sandstone. Proses pengujian terdiri dari tiga tahap utama, yaitu saturasi air, saturasi minyak, dan pendesakan minyak (core flooding). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada tahap water flooding diperoleh recovery factor sebesar 42,30%, sedangkan setelah dilakukan chemical flooding menggunakan injeksi kombinasi surfaktan dan polimer sebesar 0,3 PV SP + 1 PV polimer + flush water, recovery factor meningkat menjadi 77,29%. Peningkatan ini terjadi karena adanya penurunan interfacial tension (IFT) dan peningkatan viskositas fluida pendesak yang memperbaiki efisiensi penyapuan minyak di dalam pori-pori batuan. Dengan demikian, metode injeksi surfaktan–polimer terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi perolehan minyak pada skala laboratorium.
References
SKK Migas. ”Laporan Tahunan SKK Migas 2021. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas”, Jakarta. 2021.
Anggara, T., dkk. ”Studi pengaruh injeksi surfaktan terhadap peningkatan recovery factor pada pengujian core flooding”. Jurnal Teknologi Migas, 7(2), 112–118. 2019.
Sugiarto, H., & Rachmat, A. ”Evaluasi laboratorium pengaruh injeksi surfaktan–polimer terhadap peningkatan perolehan minyak”. Jurnal Energi & Teknologi Migas Indonesia, 4(2), 55–62. 2020.
Wardhana, A., & Setiawan, D. ”Studi eksperimental kombinasi surfaktan dan polimer pada batuan Berea untuk meningkatkan perolehan minyak”. Jurnal Sains dan Teknologi Minyak dan Gas, 3(1), 21–27. 2018.
Lestari, R., & Prasetyo, E. ”Uji core flooding untuk mengetahui efisiensi injeksi surfaktan–polimer pada batuan sandstone”. Prosiding Seminar Nasional Teknik Perminyakan UPN Veteran Yogyakarta, 6(2), 33–39. 2020.
Hidayat, B., & Anwar, R. ”Kajian penerapan chemical EOR di lapangan minyak tua Indonesia”. Jurnal Energi Nasional, 10(1), 44–52. 2022.
Rinaldi, T., & Nur, A. ”Analisis laboratorium pengaruh surfaktan terhadap tegangan antarmuka minyak–air pada sistem EOR”. Jurnal Teknologi Kimia dan Energi, 5(2), 70–76. 2019.
Sutrisno, D., & Dewi, I. ”Studi pengaruh polimer terhadap kestabilan larutan surfaktan dalam proses injeksi kimia”. Jurnal Rekayasa Migas dan Energi Indonesia, 2(3), 58–65. 2021.
Pranata, W., & Siregar, M. ”Optimasi injeksi surfaktan–polimer untuk peningkatan oil recovery pada reservoir pasir”. Jurnal Teknologi Bumi dan Energi, 4(1), 10–17. 2017.
Zolotukhin, A. B., & Ursin, J. R. ”Fundamentals of Petroleum Reservoir Engineering”. Trondheim: Norwegian University of Science and Technology (NTNU). 2009.
American Petroleum Institute. ”Recommended Practices for Core Analysis (API RP 40)”. Washington, D.C.: API Publishing Services. 1998.
Craft, B. C., & Hawkins, M. F. ”Applied Petroleum Reservoir Engineering (2nd ed.)”. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall. 1991.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

