STUDI KASUS TEROBOSAN REINJEKSI SUMUR HSB BERDASARKAN DATA GEOKIMIA DAN PEMANTAUAN PRODUKSI PT GEO DIPA ENERGI (PERSERO) UNIT DIENG

Authors

  • Henk Subekti Politeknik Energi dan Mineral Akamigas
  • Arista Rahma FA Politeknik Energi dan Mineral Akamigas
  • Kristofol Waas Politeknik Negeri Ambon
  • Djoko Anityo Satya Wibowo PT. Geo Dipa Energi (Persero)

DOI:

https://doi.org/10.53026/sntem2025.v5i1.569

Keywords:

Geokimia Fluida, Monitoring Produksi, Reservoir Panas Bumi

Abstract

Pengelolaan reservoir sangat krusial untuk mempertahankan mutu hasil produksi fluida geothermal. Seiring dengan kemajuan dalam pengembangan energi panas bumi, parameter-reservoir mengalami perubahan, yang sering kali menyebabkan penurunan kualitas reservoir. Perubahan dalam sifat kimia dan fisika fluida yang dihasilkan dari sumber panas bumi dapat menunjukkan bahwa telah terjadi proses pencampuran, pendidihan, atau pendinginan di dalam reservoir selama tahap pengembangan. Dalam keadaan tersebut, kadar unsur kimia dalam cairan dapat bertambah atau berkurang. Kinerja sumur HSB-01 dan HSB-02 di Lapangan D telah diamati selama bertahun-tahun untuk memahami aliran fluida, nilai entalpi, suhu reservoir, dan kandungan unsur kimia. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat proses geokimia dan geofisika yang sedang aktif di dalam reservoir. Proses ini mencakup aliran masuk dan pencampuran fluida permukaan ke dalam sumur, yang dapat terjadi disebabkan oleh kerusakan casing dan kebocoran selama reinjeksi reservoir. Selain itu, kemungkinan remediasi dapat dievaluasi, yang memberikan tanda kepada para insinyur reservoir untuk siap menghadapi masalah yang mungkin muncul dan merencanakan pengembangan lapangan selanjutnya. Proses yang terlihat pada sumur HSB-01 dapat digambarkan sebagai reinjeksi terobosan dan penggabungan fluida sumur dengan air permukaan yang lebih dingin, yang disebabkan oleh kerusakan semen dan kebocoran pada lubang sumur, sebagaimana dibuktikan oleh penurunan nilai entalpi. Produksi air garam dari sumur 30 terutama disuntikkan ke area utara (well pad 14 dan 15). Walaupun HSB-02 mendapatkan produksi air garam dari well pad 7, 29, dan 33, tampaknya tidak terdapat hubungan langsung yang jelas berdasarkan data produksi dari HSB-01 dan HSB-02.

References

Pohan, M. P. dan Hutamadi, R. , “Studi Mineral di dalam Area Panas Bumi di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah” .Grup Riset Konservasi, Pusat Sumber Daya Geologi, Kemen-terian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandung, 2012.

Putri, N.E., Ridaliani, O., Yanti, W. (2019). Analisis Kondisi Reservoir Panas Bumi Menggunakan Data Geokimia dan Monitoring Produksi Sumur ELS-02. Trisakti Open Journal Systems 194–199, 2019. https://core.ac.uk/download/pdf/287175431.pdf.

Barragan, R. M., et.al.,“Analysis of Geochemical and Production Well Monitoring Data”, Intech Open,2016, 2, 64.

Easly, E., “Geochemistry Method for Geothermal Exploration”, Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition Pre-Conference Workshop 2018, Thermochem, Jakarta.

Ellis, A. J. dan W. A. J. M., “Chemistry and Geothermal System”, Academic Press, New York, 1997.

Fridriksson, T., and Ármannsson, H., “Application of geochemistry in geothermal resource as-sessments”, Short Course on Geothermal Development in Central America Resource Assess-ment and Environmental Management, El-Salvador, 2007

Florentina, A. , “Analisis Geokimia Fluida dan Perubahan Karakteristik Fluida Reservoir di Lapangan Panasbumi Patuha, Jawa Barat”. Skripsi. Institut Teknologi Bandung, 2020. Tidak untuk dipublikasikan..

Grant, M. A., and Bixley, P. F., “Geothermal Reservoir Engineering” (Second Edition), Elsevier Inc., Burlington, 2011.

Shah, M., et.al. ,“Geochemical Analysis for Understanding Prospectivity of Low Enthalpy Ge-othermal Reservoirs of Dholera”, 2017.

Villaseñor, L. B., & Calibugan, A.A. , “Silica Scaling in Tiwi – Current Solutions”, In Proceed-ings International Workshop Mineral Scaling Filipina,2011. https://www.geothermal-en-ergy.org/pdf/IGAstandard/WPRB/2011/03_Villasenor.pdf.

Wanjie, C., “Geochemical monitoring of reservoir response to production”, Short Course on Exploration for Geothermal Resources,2012.

Truesdell, A.,et.al., “Chemical and physical indicators of reservoir processes in exploited high-temperature, liquid-dominated geothermal fields”, Proceedings of the World Geothermal Congress,1995, 3, 1933–1938

Nenny Miryani Saptadji, “Teknik Panas Bumi”, Penerbit ITB,2001.

Sanyal, S.K., et.al., “A Systematic Approach to Decline Curve Analysis for the Geysers Steam Field, California”. Geothermal Resources Council, The Geysers Geothermal Field, 1991,Special Report No 17.

Satiyawira, B. , "Penilaian Pembersihan Lubang Sumur Panas Bumi Terhadap Hasil Uap Pada Sumur Z Di Lokasi S",2018 Volume VII No. 3.

Suryatini (n. d. ), “Pengantar Sistem dan Teknologi Geothermal: Manifestasi dan Fluida Geo-thermal”, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

STUDI KASUS TEROBOSAN REINJEKSI SUMUR HSB BERDASARKAN DATA GEOKIMIA DAN PEMANTAUAN PRODUKSI PT GEO DIPA ENERGI (PERSERO) UNIT DIENG. (2025). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Dan Mineral, 5(1), 396-410. https://doi.org/10.53026/sntem2025.v5i1.569

Similar Articles

1-10 of 109

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>