STUDI SIMULASI PENGARUH KARAKTERISTIK PROPPANT TERHADAP EFEKTIVITAS HYDRAULIC FRACTURING
DOI:
https://doi.org/10.53026/prosidingsntem.v5i1.774Keywords:
Hydraulic Fracturing, Proppant, Pasir AlamAbstract
Hydraulic fracturing merupakan metode stimulasi yang efektif untuk meningkatkan produktivitas reservoir berpermeabilitas rendah dengan memanfaatkan fluida bertekanan tinggi dan proppant sebagai pengganjal rekahan. Penelitian ini menganalisis pengaruh karakteristik proppant terhadap performa fracture melalui serangkaian pengujian laboratorium dan simulasi berbasis standar API RP19C. Tiga sampel pasir alam diuji menggunakan ukuran mesh 30/50 dan 40/70 untuk menilai parameter roundness–sphericity, crush resistance, densitas massal, dan turbidity. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ukuran butir berperan penting dalam mempertahankan konduktivitas fracture, khususnya pada kondisi tekanan tinggi. Pada tekanan closure 3000 psi, hanya sampel 1 dengan mesh 40/70 yang mampu mempertahankan fracture conductivity signifikan (2752 md.ft), sementara semua sampel mesh 30/50 mengalami kegagalan total. Temuan ini menegaskan bahwa proppant berukuran lebih kecil dengan bentuk butir lebih seragam memberikan stabilitas rekahan yang lebih baik dan meningkatkan potensi aliran hidrokarbon. Dengan demikian, proppant pasir alam mesh 40/70 dari sampel 1 dinilai sebagai kandidat paling optimal untuk aplikasi hydraulic fracturing pada reservoir bertekanan tinggi.
References
K. K. Purwanto, “ANALYSIS ON STUDENTS’ UNDERSTANDING OF HYDROCARBON COMPOUNDS IN ORGANIC CHEMISTRY II COURSE,” vol. 6, no. 2, 2021, doi: 10.30870/educhemia.v6i1.10727.
Najamudin, Analisa Pengaruh Penambahan Zat Aditif Alami Pada Bensin Terhadap Emisi Gas Buang Untuk Sepeda Motor 4 Langkah. Bandar Lampung: Universitas Bandar Lampung, 2018, pp. 8.
D. Kristanto, D. Rukmana, A. Amperianto, and W. Paradhita, “Evaluation and Reactivation Strategy of Shut-In Wells Due to High Water Cut to Improve Oil Production in Bayu Field: Case Study of Bayu-N3 Well,” International Journal of Oil, Gas and Coal Engineering, vol. 10, no. 1, p. 31, 2022, doi: 10.11648/j.ogce.20221001.13.
D. H. Siami, D. Novi, and H. Yono, “Microbial Enhanced Oil Recovery (MEOR): Alternatif Peningkatan Produksi Migas di Indonesia.”
T. Penulis et al., Kerusakan Formasi Pada Kegiatan Hydraulic Fracturing Dengan Menggunakan Fluida Perekah Berbahan Dasar Air.
D. Effendi and A. N. Firdaus, “Penggunaan Pasir Proppant Sebagai Media Hydraulic Fracturing Menggunakan Standar Api-Rp 19C,” Oktober, 2023. [Online]. Available: http://journal. itsb.ac.id/index.php/JAPPS
J. Li et al., “Influence of proppant physical properties on sand accumulation in hydraulic fractures,”
J Pet Explor Prod Technol, vol. 12, no. 6, pp. 1625–1632, Jun. 2022, doi: 10.1007/s13202-021-01423-8.
A. Fadl, “Proppants Categories for Hydraulic Fracturing Process of Petroleum Wells: A Review,” Global Journal of Engineering Sciences, vol. 2, no. 2, May 2019, doi: 10.33552/gjes.2019.02.000532.
T. Setyo Rahayu, R. Kartini, D. Chandra Adhitya, P. Rahalintar, D. Rosiani, and A. R. Ibnu Satria, “SCREENING PASIR ALAM SEBAGAI PROPPANT BERDASARKAN STANDART API RP19C,” Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi, vol. 58, no. 3, pp. 147–161, Feb. 2025, doi: 10.29017/lpmgb.58.3.1698.
Novrianti, R. Indra, D. F. Putra, and M. R. Fikri, “Potensi Mineral Silika Pulau Rupat sebagai Proppant Alami Berdasarkan Kriteria API 19C,” Lembaran publikasi minyak dan gas bumi, vol. 59, no. 2, pp. 1–10, Sep. 2025, doi: 10.29017/lpmgb.59.2.1810.
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

